Selasa, 18 Juni 2013

Aku Mencintaimu Dalam Diam

Sesungguhnya yang mendatangkan rasa cinta ini,, yang mendatangkan rasa kagum ini,,yang memekarkan hati ini adalah dari-Nya.
sungguh aku hanya bisa menerimanya..
aku hanya bisa pasrah dan tertegun dan tak bisa mengelak atas perasaan ini padamu..


Tertegun dalam keindahan akhlakmu...
Tertegun dalam manisnya lisanmu...
Tertegun dalam tenangnya pandanganmu...
dan tertegun juga dalam kesejukkan nasehatmu...
semua terasa begitu sempurna..
sungguh sempurna.. sesempurna sesuai firman-Nya..

Aku yang mengagumimu dalam diam.
utuh tak tersentuh.. seperti mentari yang menyapa bunga-bunga bermekaran.
tak pernah menyentuh namun cintanya terasa bagai kuntum-kuntum bunga yang sedang bermekaran itu.

karena aku mengagumi maka izinkan aku tak mengusik khusuknya ibadahmu.
izinkan aku tak mengusik ketenangan hatimu.
tak mengapa aku tak bertegur sapa dengan mu.
cukuplah bagiku menyapamu dalam setiap doa-doaku.

cukuplah bagiku tersenyum lezat melihatmu bahagia.
cukuplah bagiku menyebut namamu dalam hamparan sajadahku.

Aku yang tersentuh akhlak muliamu...
Aku yang terkagum lekat dalam sikapmu...
Mencintaimu dalam diam mungkin lebih baik bagi diriku dan dirimu...
Lebih mulia bagi perasaanku dan perasaanmu...
Lebih menjaga kehormatanku dan kehormatanmu...
Lebih menjaga kemuliaanku dan kemuliaanmu...
Maka izinkan aku, hai engkau yang disana, izinkan aku mencintaimu dalam keikhlasan , karena aku tak pernah tau apakah engkau yang tercatat dalam lauhul mahfudz untukku?

karena aku tak pernah tau adakah balasan darimu untukku?

biarlah kuasa Allah yang menggerakkan hatimu untukku.

bukan karena aku mencintaimu dalam diam aku akan menderita.
bukan karena aku mengagumimu dengan diam aku akan merana.
Namun, ketika aku artikan cinta itu pada sisi kehadiran dan kebersamaan denganmu, maka itulah penderitaan yang sesungguhnya.

Aku yang mencintaimu dari kejauhan.
walaupun sungguh aku merrasa sangat dekat denganmu.

Biarlah aku dekap rapat perasaanku ini.
Biar aku tutup rapat hingga Allah mengizinkan pertemuan kita.
Namun jika memang engkau bukan yang tercatat untukku..
Jika memang engkau hanya hiasan di duniaku yang sementara, sungguh aku yakin Allah akan menghapus cinta dalam diamku padamu.
Allah akan menghilangkan rasaku padamu.
Dia akan memberikan rasa yang lebih indahpada orang yang paling tepat.
Begitulah kuasa-Nya.......
Begitulah dzat yang membolak-balikan hati hamba-hambaNya..

" ketika aku tak lagi terkagum denganmu, maka pahamilah jejakku.. karena mungkin, aku pernah menuliskan tentangmu dan menyapa namamu dalam tiap untaian doaku "







Tangerang, 18 Juni 2013 / 1434 H
ba'da sholat magrib

0 komentar:

Posting Komentar

Popular post

Mengenai Saya

Foto saya
Man Jadda Wa Jada Man Shabara Zhafira

Pengikut

Test Footer 1

Test Footer

REKAN BLOGGER MUSLIM

Test Footer 2

Popular Posts

© Copyright 2012 Eka Vitria Camelia design template by sarju
Diberdayakan oleh Blogger.